POSTING

Jika ingin memberi komentar blog ini mohon kirimkan naskah/ komentar ke

Selasa, 30 Maret 2010

KISAH KELUARNYA BANGSA ISRAEL DARI MESIR KE KANAAN 2

Diselamatkan
Di dalam penindasan yang begitu berat, orang-orang Israel kemudian berteriak kepada Tuhan, bahkan dikatakan mereka mengerang, agar Tuhan melepaskan mereka dari penderitaan itu (Keluaran 2:23-24). Namun sekalipun penderitaan itu pahit dan berat, ada juga orang-orang yang tidak mau dilepaskan dari penderitaan itu. Hal ini dapat kita lihat dari gerutu orang-orang Israel kepada Musa ketika mereka dibawa keluar Mesir, “Apakah karena tidak ada kuburan di Mesir, maka engkau membawa kami untuk mati di padang gurun ini? Apakah yang kau perbuat ini terhadap kami dengan membawa kami keluar dari Mesir? Bukan-kah ini telah kami katakana kepadamu di Mesir: Janganlah mengganggu kami dan Bi-arlah kami bekerja pada orang Mesir. Sebab lebih baik bagi kami untuk bekerja pada orang Mesir daripada mati di padang gurun ini.” (Keluaran 14:11-12). Banyak orang yang masih menyukai kehidupan yang diperbudak oleh dosa atau sesuatu yang lain. Yesus mengomentari hal ini secara tegas, “Dan inilah hukuman itu: Terang telah dating ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan daripada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat.” (Yohanes 3:19).
Tuhan mendengar jerit teriak minta tolong dari bangsa Israel, lalu Tuhan mengutus Musa untuk membebaskan mereka dengan membawa mereka keluar dari tanah Mesir. “Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umatKu di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah2 mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka. Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus. Sekarang seruan orang Israel telah sampai kepadaKu; juga telah Kulihat, betapa kerasnya orang Mesir menindas mereka. Jadi sekatrang, pergilah, Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umatKu, orang Israel, keluar dari Mesir.” (Kel 3:7-10).
Untuk membebaskan orang Israel dari penindasan Firaun ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan. Firaun tidak mau mengizinkan bangsa Israel pergi, sekalipun hanya cuti selama 3 hari untuk melakukan ibadah kepada Allah mereka (Kel 5:3). Firaun ingin agar orang-orang Israel tidak meninggalkan sedetikpun pekerjaan mereka, oleh karena itu pekerjaan mereka diperberat, “Pekerjaan orang2 ini harus diperberat, sehingga mereka terikat kepada pekerjaannya dan jangan mempedulikan perkataan dusta.” (Keluaran 5:9).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar